Bekol di bulan Oktober berwarna kuning, bukan hijau. Satwa liarnya tetap tidak bisa dipesan.
Banyak orang merencanakan liburan ke Taman Nasional Baluran karena membayangkan foto pohon widoro bukol yang berdiri teduh di atas hamparan rumput hijau segar. Lanskap serba hijau tersebut merupakan potret musim penghujan di awal tahun.
Memasuki pengujung musim kemarau pada bulan Oktober, kawasan konservasi di perbatasan Situbondo dan Banyuwangi ini menampilkan wajah yang berbeda. Padang ilalang mengering keemasan, pepohonan meranggas, dan debu tanah kapur membubung setiap kali roda kendaraan melintas. Datang ke Baluran pada bulan ini berarti bersiap menikmati bentang alam kering yang terpapar terik matahari pesisir.

Karakter Jalur Masuk dan Area Bekol
Perjalanan menuju savana dimulai dari Pos Batangan di tepi jalan raya Situbondo–Banyuwangi. Dari pintu gerbang utama ini, kendaraan menempuh jalur aspal sepanjang kurang lebih 12 kilometer membelah hutan musim (monsoon forest) sebelum tiba di area terbuka Savana Bekol.
Kondisi padang rumput yang mengering akibat terpaan panas membuat kawasan konservasi ini rentan terhadap risiko kebakaran semak. Pengunjung wajib mematuhi aturan dasar taman nasional:
- Dilarang membuang puntung rokok di sepanjang rute.
- Dilarang menyalakan api dalam bentuk apa pun di dalam area konservasi.
- Kendaraan wajib tetap melaju di lajur jalan yang sudah ditentukan tanpa melindas hamparan savana.
Kehati-hatian menjaga lingkungan menjadi syarat utama agar kawasan suaka ini tetap lestari.
Mengamati Satwa di Sekitar Sumber Air
Keringnya vegetasi di seluruh penjuru padang rumput mendorong satwa liar berkumpul di sekitar kubangan air buatan (waterhole) yang dikelola petugas taman nasional di dekat menara pandang Bekol.
Pergerakan satwa mengikuti kebiasaan alami masing-masing:
- Pagi Hari: Sekitar pukul 06.00 hingga 08.00 pagi, udara belum terlalu menyengat. Rusa timor (Cervus timorensis) sering terlihat merumput di dekat semak bidara, sementara burung merak hijau (Pavo muticus) sesekali melintas memamerkan bulu ekornya.
- Sore Hari Menjelang Senja: Suhu tanah mulai mendingin. Kawanan kera abu-abu (Macaca fascicularis) dan kerbau liar mulai berani bergerak melintasi padang terbuka menuju titik air.
- Siang Hari: Di bawah terik matahari, savana cenderung lengang. Hewan-hewan memilih berteduh di balik lebatnya vegetasi hutan pantai.
- Keberadaan Banteng Jawa: Kawanan banteng jawa (Bos javanicus) memiliki naluri sangat waspada terhadap deru kendaraan dan suara manusia. Kehadirannya di padang terbuka murni bergantung pada pergerakan alami kawanan di dalam hutan, tanpa jadwal pasti yang bisa diatur oleh pemandu wisata.

Melanjutkan Perjalanan ke Pantai Bama
Sekitar tiga kilometer berkendara dari menara pandang Bekol ke arah timur, jalan tanah berujung di bibir Pantai Bama. Kawasan pantai ini menghadap langsung ke perairan Selat Bali di sisi utara.
Hutan mangrove yang teduh di tepi pantai menjadi tempat beristirahat melepas lelah. Di area parkir dan gazebo Pantai Bama, kawanan kera ekor panjang kerap berkeliaran mencari makanan. Wisatawan diingatkan untuk menyimpan barang bawaan dengan rapat di dalam kendaraan, tidak menenteng kantong plastik mencolok, dan tidak memberi makan satwa agar tidak mengubah sifat liarnya.
Alur Rute Paket 2D1N Baluran, Tabuhan, dan Menjangan
Bagi wisatawan yang ingin menggabungkan wisata savana dengan keindahan terumbu karang, Indonesia Holiday menyediakan program Explore Baluran, Tabuhan, dan Menjangan 2D1N.
Rangkaian perjalanan ini dijalankan secara berurutan dengan alur darat dan laut:
Hari Pertama: Penjemputan dan Perjalanan Darat Malam
Rombongan dijemput di titik kumpul (meeting point) yang telah ditentukan, yaitu di area Stasiun Kota Malang, Bandara Abdulrachman Saleh Malang, atau Bandara Internasional Juanda Surabaya. Perjalanan malam langsung ditempuh menuju kawasan Banyuwangi melalui jalur darat.
Hari Kedua: Eksplorasi Bawah Laut, Singgah ke Savana Bekol, dan Kepulangan
Setibanya di Banyuwangi pada pagi hari, rombongan menyeberang menggunakan perahu wisata menuju perairan Pulau Tabuhan serta menikmati aktivitas snorkeling di Pulau Menjangan.
Setelah makan siang, rombongan bertolak menuju Taman Nasional Baluran untuk menikmati pemandangan sore di Savana Bekol dan berjalan santai di Pantai Bama. Menjelang malam, rombongan bersiap menempuh perjalanan kembali menuju titik awal penjemputan.
Pahami ketentuan operasional yang berlaku pada paket ini:
- Konsumsi: Biaya makan pagi, siang, maupun malam tidak termasuk di dalam paket dan menjadi pengeluaran mandiri peserta di restoran lokal yang disinggahi.
- Akomodasi: Alur program ini berbentuk perjalanan darat tanpa fasilitas menginap di hotel.
Persiapan Fisik Menjelajah Baluran
Karakter medan savana yang berdebu dan terik membutuhkan perlengkapan pendukung:
- Gunakan masker penutup hidung dan mulut untuk melindungi pernapasan dari debu kering di jalur tanah.
- Kenakan pakaian katun tipis yang menyerap keringat, topi lapangan, dan kacamata hitam.
- Bawa persediaan air minum yang cukup agar tidak mengalami dehidrasi selama berada di savana.
- Gunakan sepatu bertali atau sandal gunung yang nyaman untuk melangkah di permukaan tanah berbatu.
Rincian paket wisata nusantara lainnya dapat diakses melalui portal resmi Paket Wisata Indonesia Holiday dan jadwal keberangkatan bersama di menu Open Trip Indonesia Holiday. Pastikan seluruh detail jadwal dan titik penjemputan tertulis di surat konfirmasi sebelum melakukan transaksi pembayaran.
FAQ Seputar Savana Bekol Baluran
Apakah rumput di Savana Bekol berwarna hijau pada bulan Oktober?
Pada bulan Oktober, rumput Savana Bekol berada di puncak musim kemarau sehingga mengering dan berwarna kuning kecokelatan.
Berapa jarak dari pintu masuk Batangan menuju Savana Bekol dan Pantai Bama?
Dari Pos Batangan menuju Savana Bekol berjarak sekitar 12 kilometer melintasi jalur hutan. Dari area menara pandang Bekol menuju Pantai Bama berjarak sekitar 3 kilometer.
Di mana titik penjemputan paket tour Baluran, Tabuhan, dan Menjangan 2D1N?
Penjemputan dilakukan di area Malang atau Surabaya, meliputi Stasiun Kota Malang, Bandara Abdulrachman Saleh Malang, dan Bandara Internasional Juanda Surabaya.
Apakah paket 2D1N sudah mencakup biaya makan dan hotel?
Paket ini tidak mencakup biaya makan dan tidak memuat fasilitas penginapan hotel. Perjalanan hari pertama berupa perjalanan darat malam menuju lokasi.




