Mendekati akhir Desember, satu pertanyaan klasik selalu muncul di kepala banyak orang: mau ke mana saat liburan tahun baru? Di Indonesia, ada beberapa kota yang hampir tidak pernah absen dari daftar destinasi paling ramai setiap pergantian tahun. Yogyakarta, Bandung, dan Malang termasuk di antaranya. Bukan tanpa alasan, ketiganya punya kombinasi kuat antara daya tarik wisata, aksesibilitas, dan pengalaman liburan yang relevan untuk berbagai tipe traveler.
Artikel ini membahas kenapa tiga kota tersebut selalu jadi magnet wisatawan, dengan mengacu pada data kunjungan dan informasi resmi dari instansi pariwisata serta statistik daerah.
Yogyakarta, Kota Budaya yang Selalu Hidup di Akhir Tahun

Yogyakarta atau Jogja dikenal sebagai salah satu destinasi paling stabil dari sisi jumlah kunjungan wisatawan. Berdasarkan data Dinas Pariwisata DIY dan berbagai rilis pemerintah daerah, momen akhir tahun hampir selalu memicu lonjakan wisatawan domestik ke kota ini.
Saat liburan tahun baru, kawasan Malioboro, Keraton Yogyakarta, hingga destinasi sekitar seperti Pantai Parangtritis dan Kaliurang dipadati pengunjung. Daya tarik utama Jogja ada pada wisatanya yang lengkap. Budaya, sejarah, kuliner, hingga wisata alam bisa dinikmati tanpa harus berpindah kota.
Faktor lain yang membuat Jogja selalu ramai adalah biaya liburan yang relatif ramah di kantong. Pilihan penginapan sangat beragam, dari homestay hingga hotel berbintang. Ditambah lagi, akses transportasi yang mudah lewat kereta api, pesawat, maupun jalur darat membuat Jogja jadi pilihan aman untuk liburan akhir tahun bersama keluarga maupun teman.
Bandung, Favorit Liburan Akhir Tahun dengan Nuansa Kota dan Alam

Bandung punya karakter berbeda dibanding Jogja. Kota ini menawarkan kombinasi suasana urban, alam pegunungan, dan budaya nongkrong yang kuat. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandung menunjukkan tingkat perjalanan wisatawan nusantara yang tinggi, terutama saat periode libur panjang termasuk Natal dan Tahun Baru.
Tidak heran jika liburan tahun baru di Bandung identik dengan kemacetan, hotel penuh, dan tempat wisata yang ramai. Kawasan Lembang, Dago, dan Ciwidey menjadi titik favorit karena menawarkan udara sejuk dan panorama alam. Di sisi lain, pusat kota tetap hidup dengan wisata kuliner, factory outlet, dan kafe tematik.
Bandung juga populer di kalangan anak muda dan pasangan karena vibe-nya yang santai tapi tetap dinamis. Banyak wisatawan memilih Bandung untuk short getaway, terutama dari Jakarta dan kota-kota di Jawa Barat. Dari sisi pariwisata, Bandung termasuk destinasi yang konsisten berinovasi, baik dari konsep wisata maupun pengelolaan event akhir tahun.
Kalau ingin suasana liburan yang beda dari kota, open trip Bromo bisa jadi pilihan saat liburan tahun baru. Pengalaman melihat sunrise dan menikmati alam pegunungan tetap jadi daya tarik utamanya. Setelah itu, lanjutkan dengan sewa villa di Batu supaya bisa istirahat lebih nyaman dan santai. Cocok buat liburan bareng keluarga atau teman. Yuk, rencanakan dari sekarang sebelum jadwal penuh.
Malang, Alternatif Ramai yang Lebih Santai di Jawa Timur

Di Jawa Timur, Malang menjadi kota yang selalu mengalami peningkatan kunjungan wisatawan saat momen libur panjang. Berdasarkan data Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kota Malang, target kunjungan wisata setiap tahun umumnya melonjak signifikan pada periode akhir tahun.
Saat liburan tahun baru, kawasan heritage Kota Malang, wisata kuliner legendaris, hingga akses menuju Batu dan sekitarnya membuat kota ini terasa sangat hidup. Meski ramai, Malang sering dianggap lebih “tenang” dibanding Bandung atau Jogja karena ritme kotanya tidak terlalu padat.
Keunggulan Malang ada pada variasi pengalaman. Wisata kota, sejarah kolonial, alam pegunungan, hingga taman hiburan bisa dijangkau dalam satu area. Faktor ini membuat Malang banyak dipilih oleh wisatawan keluarga yang ingin liburan nyaman tanpa harus berpindah-pindah kota terlalu jauh.
Kenapa Tiga Kota Ini Selalu Ramai Saat Tahun Baru?
Ada benang merah yang membuat Jogja, Bandung, dan Malang selalu masuk daftar kota paling ramai dikunjungi. Pertama, ketiganya punya brand pariwisata yang kuat dan sudah lama dikenal wisatawan domestik. Kedua, infrastruktur pendukung seperti hotel, transportasi, dan fasilitas umum relatif siap menghadapi lonjakan pengunjung.
Selain itu, ketiga kota ini aktif dikelola oleh pemerintah daerah dalam konteks pariwisata, mulai dari pengaturan lalu lintas, pengamanan destinasi, hingga promosi resmi menjelang libur Natal dan Tahun Baru. Hal ini menjadi faktor penting yang mendukung pengalaman wisatawan selama liburan tahun baru.
Jadi, Kota Mana yang Paling Cocok?
Setiap kota menawarkan pengalaman yang berbeda. Jogja cocok untuk pencinta budaya dan wisata lengkap, Bandung pas untuk kamu yang suka suasana kota kreatif dan alam sejuk, sementara Malang ideal bagi yang ingin liburan santai dengan banyak opsi wisata dalam satu wilayah.
Apa pun pilihannya, satu hal yang pasti: liburan tahun baru di tiga kota ini selalu penuh cerita. Kuncinya ada pada perencanaan yang matang, pemilihan waktu yang tepat, dan ekspektasi yang realistis terhadap keramaian. Dengan begitu, liburan akhir tahun tetap bisa dinikmati tanpa drama berlebihan, dan pulang membawa pengalaman yang benar-benar berkesan.





